Yayasan Tigabe Kelurahan Rancaekek Kencana, Rumah Edukasi Maggo Diresmikan Bupati Bandung

kos

 




Rancaekek, Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024. Yang bertepatan dengan peresmian yayasan Tigabe (3B) yakni salah satu pegiat pengelola sampah rumahan, yang disebut rumah edukatif Maggot dalam solusi dan inovatif untuk pengeleloaan sampah rumah tangga di Kelurahan Rancaekek Kencana Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung. Selasa 4/3/2024


Dalam acara peresmian Rumah edukatif Maggot di Yayasan Tigabe di hadiri oleh DLH Propinsi Jawa Barat, serta Bupati Bandung yang diwakili  Kadis LH, H. Asep Kusumah, yang didampingi Camat Rancaekek Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si. Lurah Rancaekek Kencana Alan Subarjah, serta para pengurus Yayasan Tigabe (3B)


Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bandung Asep Kusumah, mengatakan,  agenda peresmian Rumah Edukatif Maggot ini bertepatan dengan gebyarnya Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024, Alhamdulillah dalam acara ini di hadiri oleh DLH Propinsi Jawa Barat, Bupati Bandung sangat mengapresiasi atas kepedulian masyarakat dan Yayasan Tigabe dengan program rumah edukasi rumah maggot dengan inovasi dalam pengeleloan sampah rumah tangga menjadi nilai ekonomis. Kata Asep


Dengan inovasi Sambung Asep, dan gagasan atau ide untuk pengeleloaan sampah dapat di jadikan contoh serta di implementasi oleh semua masyarakat, sehingga permasalahan sampah dapat teratasi oleh kita semua, ini sesuai harapan Bupati Bandung yaitu inovasi ini harus dikompanyekan kepada masyarakat, karena masih memerlukan kepedulian serta gagasan atau inspirasi dari semua kalangan dalam mengatisifasi sampah di masing-masing lingkungan, ungkapnya


"Walaupun di Kabupaten Bandung ini sudah banyak rumah edukasi maggot yaitu sejak tahun 2017 sudah mengedukasi rumah maggot, tetapi kita masih diperlukan inspirasi dan inovasi dalam mengatasi hal tersebut, " jadi pada intinya dari kepedulian masyarakat sendiri yang dapat mengantisipasi sampah di masing-lingkungan". Tandas Asep


Ditempat yang sama Camat Rancaekek, Ir. Diar Hadi Gusdinar, M.Si menuturkan, dengan inovasi rumah edukasi maggot itu yang barusan di resmikan oleh bapak Bupati, yaitu Yayasan Tigabe, dapat mengedukasi kepada masyarakat luas khusunya di Wilayah Rancaekek dan sekitarnya. Tuturnya


Kami sangat mengapresiasi atas inovasi atau gagasan yang di lakukan Yayasan Tigabe (3B) melalui rumah edukasi maggot ini, yang nantinya sehingga dapat mengurangi pembuangan sampah rumahan, karena permasalah sampah itu tanggung jawab kita semua, ucapnya


Sehingga kata Diar, dengan kepedulian semua masayarakat dalam mengantisifasi sampah di masing-masing rumahnya, permasalahan sampah dapat teratasi, sehingga dapat menghindari dari banyaknya tumpukan sampah disetiap lingkungan. Pungkasnya


Ditempat yang sama Ketua Yayasan Tigabe (3B) H. Ahmad Humaedi yang di Dampingi Uje Fauji Selaku Wakil ketua pelaksana menyampaikan, Alhamdulillah dalam kesempatan ini dengan berkaitan gebyarnya Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) kami Yayasan Tigabe (3B) punya motto 3B yaitu Berbagi Berdaya, dan Berkarya, Ahamdulillah hari ini dapat melaksanakan peresmian rumah edikasi maggot oleh Bupati Bandung yang diwakili oleh Kadis LH.


Dengan rumah edukasi maggot, lanjut Hunaedi, ini kita akan selalu memberikan edukasi kepada masyarakat didalam pengeleloan sampah olahan rumah, jadi dengan pengeleloan sampah di rumah masing-masing dapat menjadi nilai ekonomi bagi warganya sendiri,


Oleh karena itu, sambungnya, walaupun baru beberapa bulan melaksanakan edukasi rumah maggot, tetapi tujuan kami sesuai intruksi Bupati Bandung yaitu peduli terhadap sampah, imbuhnya


Kami berharap kata Humaedi, dengan edukasi sampah ini yang nantinnya akan menjadi nilai ekonomi, yaitu mengahasilkan maggot untuk kebutuhan protein pangan ternak, bebek, burung dan ikan, yang nantinya akan kami tampung maggot dari masyarakat untuk di jual ke penampung pangan ternak, imbuhnya


Oleh karena itu, kami berharap kepada masyarakat dapat mengaplikasikan rumah magggot itu di masing-masing rumahnya, selain mendapat penghasilan secara ekonomi, agar dapat mengurangi dalam pembuangan sampah rumahan, tandasnya


Humaedi menambahkan, dengan inovasi pengelolaan sampah itu, bersinambungan dengan program pemerintahan yang akan dibangun sarana oleh pemerintah Kabupaten Bandung di Kelurahan Rancaekek Kencana yakitu TPS3R, dan kami juga bagian dari pengelola sampah juga.Pungkasnya


***