Puskesmas Cimanggung Tangani Petugas KPPS Keluhan Sakit

kos

 


Petugas kesehatan dari Puskesmas Cimanggung saat menangani pasien dari petugas KPPS.



KBT NEWS ID CIMANGGUNG — Dalam menghadapi potensi kasus kesakitan dan kematian pada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas dalam Pemilu 2024, Puskesmas Cimanggung telah memperkuat persiapan dalam bidang kesehatan.


Kepala Puskesmas Cimanggung, drg Iting Mursidah Hanum, menegaskan bahwa upaya persiapan telah dilakukan secara optimal untuk memastikan kesehatan para petugas selama proses pemilihan, mulai dari sebelum, saat, hingga pascapemilihan.


Menurut Hanum, upaya kegawatdaruratan telah disiapkan dengan memperkuat fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang dibutuhkan. Hal ini bertujuan untuk memberikan respons cepat dan efektif dalam penanganan kasus-kasus darurat yang mungkin terjadi selama Pemilu 2024.


IPuskesmas Cimanggung telah siaga dalam menangani kasus darurat, seperti yang terjadi saat salah satu petugas KPPS dari Desa Cikahuripan, Rosita (24), mengeluhkan sakit saat bertugas di TPS 16 pada tanggal 14 Februari 2024.


"Pasien bernama Rosita hanya menjalani rawat jalan dan tidak memerlukan perawatan inap," terangnya.


Keberadaan Rosita sebagai pasien yang dirawat di Puskesmas Cimanggung menunjukkan kesiapan sistem kesehatan dalam menangani situasi darurat, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para petugas KPPS yang bertugas selama Pemilu.


Dr. Iting Mursidah Hanum menambahkan bahwa seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Cimanggung telah dilatih untuk menghadapi berbagai skenario darurat yang mungkin terjadi selama proses pemilihan.


"Pelatihan ini meliputi penanganan kasus-kasus medis mendesak, pemahaman terhadap protokol kesehatan, dan keterampilan komunikasi yang efektif, " tambahnya.


Dalam menjalankan tugasnya, Puskesmas Cimanggung juga berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait, seperti Dinas Kesehatan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan pihak keamanan, guna memastikan koordinasi yang baik dalam penanganan kegawatdaruratan dan pengamanan selama Pemilu.


Meskipun demikian, tantangan tetap ada di hadapan, terutama mengingat situasi yang tidak terduga dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, Puskesmas Cimanggung terus memantau perkembangan situasi dan melakukan evaluasi berkala terhadap kesiapan dan respons sistem kesehatan dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul.


Selain itu, upaya preventif juga ditingkatkan, termasuk pengawasan terhadap kesehatan para petugas KPPS sebelum dan selama bertugas, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung kesehatan mereka.


"Dengan berbagai langkah antisipasi dan persiapan yang telah dilakukan, Puskesmas Cimanggung optimis dapat memberikan perlindungan yang maksimal bagi para petugas KPPS serta memastikan kelancaran proses pemilihan demi terwujudnya Pemilu yang aman, lancar, dan demokratis bagi seluruh masyarakat, "paparnya. (red*)