Anggota DPR-RI Jabar II F-PKS Ajak Masyarakat Agar Cedas Dalam Membuat Konten di Medsos

kos



KBT News Id BANDUNG - Era globalisasi digital menuntut seluruh lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa, untuk semakin cerdas dalam memanfaatkan media sosial. 

Hj. Diah Nurwitasari, Anggota DPR-RI Jawa Barat II dari Fraksi PKS, turut memperjuangkan peningkatan pengetahuan masyarakat dalam menggunakan aplikasi dan membuat konten di medsos. 

Dalam upaya ini, ia menggandeng pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memberikan sosialisasi teknis di GOR Assalam, Kp. Rancakihiang, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 3 Desember. Acara sosialisasi dihadiri oleh 300 peserta undangan dari berbagai wilayah khususnya di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung

Menurut Hj. Diah Nurwitasari, acara ini Tujuan utama acara adalah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan alat komunikasi android agar lebih cerdas dalam membuat konten di media sosial.

Hj. Diah berharap agar warga masyarakat Rancaekek dapat lebih cerdas dalam membuat konten yang bermanfaat, menghindari penipuan informasi di medsos, dan memanfaatkan platform tersebut secara positif. 

"Kami memberikan yang terbaik untuk masyarakat dalam penggunaan konten dan komunikasi di medsos," ungkapnya.

Selaku anggota DPR-RI di Komisi VII, Hj. Diah Nurwitasari menyampaikan bahwa upayanya adalah mengajak masyarakat, khususnya di Rancakek, untuk meningkatkan kecerdasan dalam penggunaan media sosial. Kerjasama dengan pakar dari BRIN diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pembuatan konten di medsos.

Aditia Wijaksono dari BRIN menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan hasil kerjasama dengan DPR-RI pusat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam membuat konten di media sosial. 

Menurut Aditia, tujuan utama adalah agar masyarakat dapat memanfaatkan media sosial dengan baik untuk mendapatkan manfaat ekonomi, terutama bagi mereka yang berbisnis sebagai blogger, youtuber, atau influencer.

Aditia menyoroti pentingnya membuat konten yang tidak hanya menghibur diri sendiri atau orang lain, melainkan dapat meningkatkan manfaat ekonomi atau keuntungan bagi pembuat konten. 

Dia menegaskan bahwa ketika masyarakat menggunakan media sosial dengan cerdas dan baik dalam membuat konten, hal ini dapat menjadi daya tarik bagi perusahaan yang membutuhkan iklan.

Dalam kesimpulannya, Aditia mengajak masyarakat untuk memahami bahwa manfaat membuat konten di media sosial tidak hanya terbatas pada hiburan pribadi, melainkan juga dapat menjadi sumber pendapatan dan meningkatkan keuntungan ekonomi. 

"Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah positif dalam membimbing masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak dan produktif,"paparnya. (red*)