Pelinsos Akur Dorong Digitalisasi Bantuan Sosial, Warga Cimanggung Diminta Aktif Cek Akses Bantuan
KBT NEWS ID CIMANGGUNG – Perlindungan Sosial (Pelinsos) menjadi salah satu isu yang disoroti Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia (Akur), saat menggelar reses di Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung.
Dalam kesempatan tersebut, Akur menyosialisasikan pemanfaatan sistem digital dalam mengakses program bantuan dan perlindungan sosial kepada masyarakat.
Menurutnya, Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah yang mendorong penerapan sistem digital dalam penyaluran bantuan sosial. Namun, program tersebut dinilai perlu terus disosialisasikan agar masyarakat memahami manfaat serta cara mengaksesnya.
“Mungkin masih banyak warga yang belum mengetahui hal itu. Maka harus dilakukan sosialisasi secara masif,” ujar Akur.
Ia menjelaskan, melalui sistem digital tersebut, masyarakat dapat mengecek secara mandiri akses mereka terhadap berbagai program bantuan dan perlindungan sosial.
Warga juga dapat melakukan pengecekan secara langsung terkait kelayakan maupun status penerimaan bantuan. Hal ini diharapkan membuat proses penyaluran bantuan menjadi lebih transparan dan tepat sasaran.
“Yang memenuhi syarat bisa dicek secara langsung oleh yang bersangkutan. Jadi, siapa yang memenuhi syarat dan siapa yang mendapatkan bantuan bisa terlihat dan diketahui,” jelasnya.
Sosialisasi Pelinsos tersebut menjadi bagian dari kegiatan reses Akur yang digelar bersamaan dengan acara gerak jalan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sindangpakuon.
Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti sekitar 1.000 peserta. Selain menjadi ajang kebersamaan warga dalam memeriahkan HUT RI, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang penyampaian informasi mengenai program perlindungan sosial kepada masyarakat.
Akur berharap sosialisasi Pelinsos terus dilakukan hingga ke tingkat desa. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu secara mandiri mengetahui hak serta akses mereka terhadap berbagai program perlindungan sosial.
***