Mahasiswa Jabar di Kairo Titip Pesan untuk Dedi Mulyadi, Minta Bertemu Langsung
KBT NEWS ID SUMEDANG — Aspirasi mahasiswa asal Jawa Barat yang tengah menempuh pendidikan di Mesir mencuat dari Kairo. Melalui Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kaukus Perempuan Politik Indonesia (DPD KPPI) Jawa Barat, Euis Ratnaningsih, mereka menyampaikan harapan agar Gubernur Jawa Barat dapat hadir langsung menemui mereka.
Ratnaningsih yang saat ini berada di Kairo mengungkapkan, pesan tersebut disampaikan secara langsung dari lingkungan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mesir. Ia menyebut, jumlah mahasiswa asal Jawa Barat di kota tersebut mencapai ribuan dan menjadi bagian penting dari komunitas pelajar Indonesia di Mesir.
“Ini amanat dari para mahasiswa Jawa Barat yang ada di Kairo, meminta bertemu dengan KDM melalui KPPI Jabar,” ujar Ratna.
Dari data yang diterimanya, sekitar 3.000 mahasiswa asal Jawa Barat saat ini berada di Kairo, dari total sekitar 20.000 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di kota tersebut. Angka ini menunjukkan besarnya potensi generasi muda Jawa Barat yang tengah mengenyam pendidikan di luar negeri.
Menurut Ratnaningsih, keinginan untuk bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bukan tanpa alasan. Para mahasiswa berharap adanya ruang dialog untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, serta kontribusi yang dapat mereka berikan bagi pembangunan daerah setelah kembali ke Tanah Air.
Ia menilai, pertemuan tersebut akan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan mahasiswa di luar negeri. Selain itu, hal ini juga dapat menjadi wadah untuk menyerap ide-ide segar dari generasi muda yang memiliki perspektif global.
Ratnaningsih menambahkan, KPPI Jawa Barat siap menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa dengan pemerintah provinsi. Dengan begitu, aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara konkret dan memberi manfaat bagi pembangunan Jawa Barat ke depan.
Informasi mengenai aspirasi tersebut dilansir dari siaran langsung radio New Shinta FM, yang menyiarkan kegiatan dan pernyataan dari Kairo secara on air.
Harapan besar pun disematkan agar rencana pertemuan tersebut dapat terwujud dalam waktu dekat, sehingga sinergi antara pemerintah dan mahasiswa diaspora semakin kuat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. (red*)
