Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin Memutuskan 10 Nama Penjabat Gubernur di Indonesia

kos

KBT NEWS ID JAKARTA - Istana Merdeka Jakarta menjadi saksi dari Sidang Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Kamis, 31 Agustus 2023. Sidang ini bertujuan untuk menentukan 10 nama Penjabat Gubernur di berbagai provinsi di Indonesia.

Kesepuluh orang yang terpilih sebagai Penjabat Gubernur ini akan melanjutkan kepemimpinan di wilayah-wilayah mereka masing-masing setelah penggantian yang diperlukan. Proses pelantikan mereka akan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kementerian Dalam Negeri pada Selasa, 5 September 2023.


Berikut adalah nama-nama Penjabat Gubernur yang terpilih beserta provinsi yang mereka pimpin:

Sang Made Mahendra Jaya akan menggantikan Gubernur Bali Wayan Koster.


Nana Sudjana akan menggantikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.


Bey T Machmuddin akan menggantikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.


Hassanudin akan menggantikan Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi.


Harisson Azroi akan menggantikan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.


Andap Budhi Revianto akan menggantikan Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi.


Bachtiar Baharuddin akan menggantikan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.


Ridwan Rumasukun akan menggantikan Gubernur Papua Lukas Enembe.


Ayodhia Kalake akan menggantikan Gubernur NTT Viktor Laiskodat.


Gita Ariadi akan menggantikan Gubernur NTB Zulkieflimansyah.


Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Bey Triadi Machmudin, yang akan menggantikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Berikut adalah profil Bey Triadi Machmudin:


Profil Bey Triadi Machmudin


Bey Triadi Machmudin, yang akrab disapa sebagai Bey, adalah seorang yang sudah akrab dengan dunia media. Dia telah menduduki posisi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media di Sekretaris Presiden. Pada tanggal 20 Januari 2021, dia resmi dilantik oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk memegang posisi tersebut.


Bey Triadi Machmudin lahir di Cirebon, Jawa Barat, pada tanggal 15 April 1970. Dia adalah lulusan dari S1 Fakultas Ekonomi UNIKA Parahyangan dan S2 Magister Teknik ITB. Bey telah meniti karirnya sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebelum menduduki jabatan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Bey pernah menjabat sebagai Kepala Biro Pers Istana pada tahun 2015.


Pengangkatannya sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat tentu menjadi langkah yang penuh tantangan dan harapan, dan masyarakat Jawa Barat akan mengawasi dengan seksama kepemimpinannya dalam wilayah tersebut. Selain Bey, sembilan Penjabat Gubernur lainnya juga akan membawa harapan dan tanggung jawab besar dalam memimpin provinsi-provinsi mereka yang beragam di seluruh Indonesia. Semua mata tertuju pada bagaimana mereka akan mengemban tugas tersebut untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di bawah kepemimpinan mereka yang baru. (rd*)



Tags